Cara Mengatasi Error 503 Service Unavailable di WordPress

By | Maret 5, 2020

Cara Mengatasi Error 503 Service Unavailable di WordPress. Masalah dengan Error 503 tidak memberikan petunjuk tentang apa yang penyebabnya, jadi seringkali membuat para pemula frustasi.

Pada artikel ini, kami akan menunjukkan kepada sobat bagaimana cara memperbaiki Error 503 Service Unavailable di WordPress.

Apa Penyebab Error 503 Service Unavailable di WordPress?

Semua perusahaan hosting WordPress menawarkan jumlah sumber daya yang tetap untuk setiap akun hosting. Untuk situs web pada hosting bersama (shared hosting), batas ini tidak dapat menangani penggunaan sumber daya server yang berat.

503 Service Unavailable terjadi ketika server web sobat tidak dapat mendapatkan respon yang tepat dari skrip PHP. Script PHP ini bisa berupa plugin WordPress, tema, atau cuplikan kode kustom yang tidak sesuai.

Jika kesalahan disebabkan oleh penggunaan yang berat, kesalahan server, atau serangan DDoS, maka itu bisa secara otomatis menghilang dalam beberapa menit.

Namun, jika itu disebabkan oleh kode buruk di situs web, maka itu akan tetap terjadi kecuali sobat menemukan dan menonaktifkan kode yang menyebabkannya.

Karena itu, mari kita lihat bagaimana cara memperbaiki 503 Service Unavailable dengan mudah di WordPress.

Memperbaiki Error 503 Service Unavailable di WordPress

Seperti yang kami sebutkan di atas bahwa error ini disebabkan ketika server web sobat tidak dapat mendapatkan respons yang tepat dari skrip PHP yang berjalan di latar belakang.

Untuk memperbaikinya, kami akan menonaktifkan semua skrip PHP yang tidak perlu satu per satu sampai kesalahan teratasi.

Mari kita mulai.

Nonaktifkan Semua Plugin WordPress

Semua plugin WordPress sobat adalah skrip PHP, jadi pertama-tama sobat harus menonaktifkan semua plugin WordPress.

Karena sobat tidak dapat masuk ke dashboard WordPress karena error 503, sobat harus terhubung ke situs web menggunakan FTP Client atau File Manager di cPanel. Setelah terhubung, buka folder /wp-content/ dan ganti nama folder plugins menjadi plugins-old.

Ganti nama folder Plugins

Selanjutnya, sobat perlu membuat folder baru dan beri nama plugins.

Sekarang sobat perlu mengunjungi situs WordPress untuk melihat apakah ini menyelesaikan kesalahan.

Jika ya, berarti plugin yang dipasang di situs web sobat lah yang menyebabkan error. Langkah-langkah di atas telah menonaktifkan semua plugin WordPress.

Untuk mengetahui plugin mana yang menyebabkan masalah ini, sobat perlu beralih kembali ke FTP Client atau Manager file di cPanel. Selanjutnya, sobat harus pergi ke folder /wp-content/ dan menghapus folder plugins yang kosong.

Setelah itu sobat perlu mengganti nama folder plugins-old menjadi plugins. Ini akan membuat semua plugin sobat yang sebelumnya diinstal tersedia untuk WordPress. Namun, plugin ini akan tetap dinonaktifkan.

Sobat perlu mengunjungi area admin WordPress dan kemudian pergi ke halaman plugin. Sobat dapat mengaktifkan plugin satu per satu dan mengunjungi halaman yang berbeda di situs web setelah mengaktifkan setiap plugin. Terus lakukan itu sampai sobat menemukan plugin yang menyebabkan error 503.

Jika langkah ini menyelesaikan masalah, maka sobat tidak perlu mengikuti petunjuk lainnya di halaman ini. Jika error-nya masih belum teratasi, maka sobat dapat melanjutkan ke langkah berikutnya.

Beralih ke Tema WordPress Default

Jika menonaktifkan plugin tidak menyelesaikan masalah, maka langkah selanjutnya adalah beralih ke tema WordPress default. Ini akan menonaktifkan tema WordPress sobat saat ini.

Pertama, sobat harus terhubung ke situs WordPress menggunakan FTP client atau File Manager di cPanel. Setelah terhubung, buka folder /wp-content/themes/.

Temukan tema WordPress yang sedang aktif dan unduh ke komputer sobat sebagai cadangan.

Setelah mengunduh tema, sobat dapat melanjutkan dan menghapusnya dari situs web sobat

Sekarang, jika sobat sudah memiliki tema default seperti Twenty Seventeen atau Twenty Sixteen diinstal, maka itu akan secara otomatis diaktifkan. Jika tidak, maka sobat dapat melanjutkan dan menginstal tema default di situs web.

Periksa situs web sobat dengan seksama untuk memastikan bahwa error 503 Service Unavailable sudah teratasi.

Penyelesaian masalah

Jika kedua metode gagal menyelesaikan kesalahan, maka sobat dapat mengambil langkah-langkah berikut:

  • Hubungi perusahaan hosting WordPress sobat karena mereka mungkin dapat menunjukkan dengan tepat apa yang menyebabkan masalah tersebut.
  • Sebagai upaya terakhir, sobat dapat menginstal ulang WordPress dengan salinan baru.

Kami harap artikel ini membantu sobat mempelajari cara mengatasi error 503 Service Unavailable di WordPress. Sobat mungkin juga ingin Cara Mengatasi Error 502 Bad Gateway di WordPress.