Cara menggunakan FTP untuk Upload file ke WordPress

By | Oktober 17, 2019

Apakah sobat ingin mempelajari cara menggunakan FTP untuk mengunggah file ke situs WordPress? FTP adalah cara cepat dan sederhana untuk mengunggah file dari komputer sobat ke situs web sobat. Pada artikel ini, kami akan menunjukkan kepada sobat bagaimana menggunakan FTP untuk mengunggah file ke WordPress.

Apa itu FTP?

FTP adalah kependekan dari File transfer protocol. Ini memungkinkan sobat untuk mentransfer file dari komputer sobat ke akun hosting situs web sobat.

Sekarang soabt mungkin berpikir sudah ada pengunggah media di dalam area admin WordPress untuk mengunggah file seperti gambar, video, audio, PDF dan banyak lagi.

Mengapa sobat perlu FTP?

Sobat perlu FTP untuk dapat mengunggah file secara manual di WordPress yang terkadang tidak berfungsi karena ada kesalahan pada situs.

Biasanya, sobat tidak perlu FTP untuk mengunggah file sama sekali. Sobat dapat dengan mudah mengunggah gambar dari area admin WordPress. Sobat bahkan dapat mengunggah plugin dan tema dari WordPress itu sendiri.

Namun, terkadang sobat perlu mengunggah plugin atau file tema secara manual untuk keperluan pemecahan masalah WordPress dan memperbaiki kesalahan WordPress yang paling umum.

Menggunakan FTP untuk Upload File WordPress

Pertama, sobat harus mengunduh dan menginstal FTP client di komputer sobat. Klien FTP adalah aplikasi yang membantu sobat terhubung ke situs web dan mentransfer file menggunakan protokol FTP.

Berikut adalah beberapa klien FTP paling populer yang dapat sobat instal.

Pada tutorial ini, kita akan menggunakan FileZilla. Sobat dapat menggunakan klien FTP lain yang sobat suka. Konsep dasarnya sama saja tanpa memandang perangkat lunak yang sobat gunakan.

Menghubungkan Situs WordPress Menggunakan FTP

Ketika sobat membuka perangkat lunak FTP, itu akan meminta sobat untuk terhubung ke situs web sobat menggunakan kredensial login FTP sobat.

Kredensial login FTP sobat dikirimkan kepada sobat melalui email saat sobat mendaftar untuk akun hosting WordPress. Sobat juga dapat menemukan informasi akun FTP sobat di dasbor cPanel akun hosting.

Jika sobat tidak dapat menemukan kredensial login, maka sobat dapat menghubungi penyedia hosting untuk mendapatkan informasi ini.

Setelah sobat memiliki informasi login, sobat harus membuka FileZilla dan kemudian pergi ke File » Site Manager.

Ini akan memunculkan jendela popup di mana sobat dapat menambahkan informasi situs web sobat. Klik tombol ‘New Site’ dan berikan judul untuk situs web sobat.

Di kolom berikutnya, sobat akan diminta untuk masuk ke host sobat. Ini biasanya nama domain sobat.

Catatan: Di bagian protokol, sobat harus memilih SFTP jika penyedia hosting mendukungnya.

Di bawah bidang Logon Type, pilih ‘Normal’, lalu masukkan nama pengguna dan kata sandi FTP sobat.

 

Sekarang sobat dapat mengklik tombol ‘Connect’ untuk melanjutkan. FileZilla akan menyimpan pengaturan situs web sobat untuk login di masa mendatang dan membuka koneksi FTP baru ke situs web sobat.

Jika ini pertama kalinya sobat terhubung ke situs web sobat dari komputer, maka FileZilla mungkin menampilkan popup sertifikat.

Centang kotak di sebelah ‘Always trust certificate for future sessions’ dan klik tombol OK untuk melanjutkan.

FileZilla sekarang akan mencoba masuk ke situs web sobat menggunakan kredensial yang sobat masukkan. Setelah terhubung, sobat akan melihat daftar file dan folder di situs web sobat di bawah kolom ‘Remote site’.

Kolom ‘remote site’ menampilkan file dan folder di situs web sobat dan bagian ‘Local site’ menampilkan file di komputer sobat.

Sobat dapat menelusuri Local site/situs lokal untuk menemukan file di komputer sobat yang ingin sobat upload ke situs web. Selanjutnya, sobat perlu mengklik kanan file dan memilih upload dari menu.

FileZilla sekarang akan mentransfer file dari komputer ke situs WordPress sobat.

Namun, WordPress membutuhkan file dan folder tertentu di lokasi tertentu agar berfungsi dengan baik. Ini berarti sobat tidak bisa hanya mengunggah file di mana saja. Sobat perlu tahu di mana harus mengunggah file di situs WordPress sobat.

Misalnya, jika sobat ingin mengunggah plugin secara manual ke situs web WordPress sobat. Maka pertama-tama sobat harus mengunduh plugin ke komputer sobat.

Setelah itu, sobat perlu unzip file plugin tersebut. Di dalam file zip, sobat akan menemukan folder plugin. WordPress mencari plugin di folder /wp-content/plugins/.

Pertama-tama sobat harus pergi ke /wp-content/plugins/ folder di kolom Remote site. Setelah itu sobat dapat mengunggah folder plugin dari komputer ke situs web.

Setelah sobat mengunggah plugin, sobat perlu mengunjungi halaman plugins di dalam area admin WordPress sobat untuk mengaktifkan plugin.

Demikian pula, jika sobat ingin mengunggah tema premium ke situs web, pertama-tama sobat akan mengunduh dan membuka zip folder tema di komputer sobat. Setelah itu, sobat dapat mengunggahnya ke /wp-content/themes/ folder di situs web sobat.

FTP tidak hanya digunakan untuk mengunggah file dari komputer sobat ke situs web WordPress sobat. Itu juga dapat digunakan untuk mengunduh file dari situs web sobat dan mengeditnya.

Cukup klik kanan pada file atau folder yang ingin sobat unduh di bawah kolom ‘Remote Site’ dan klik tombol download.

Sobat juga dapat menggunakan FTP untuk membuat cadangan semua file WordPress. Cukup pilih semua file dan folder dan unduh ke komputer sobat.

Namun, perlu diingat bahwa ini hanya cadangan file WordPress, dan itu tidak termasuk konten sobat (Database). Jika sobat ingin membuat cadangan konten juga, maka sobat dapat melakukannya dengan membuat cadangan manual dari database WordPress sobat.

Kami harap artikel ini membantu sobat mempelajari cara menggunakan FTP untuk mengunggah file ke situs WordPress.