Cara Menonaktifkan Semua Plugin Ketika Tidak Bisa Mengakses WP-Admin

By | Oktober 16, 2019

Menonaktifkan semua plugin di WordPress. Sering kali selama pemecahan masalah, banyak situs akan merekomendasikan menonaktifkan semua plugin dan mengaktifkannya satu per satu. Yang terburuk kadang-kadang sobat dikunci dari panel admin WordPress, sehingga sobat bahkan tidak dapat menonaktifkan plugin dengan cara yang mudah.

Jika sobat pernah menghadapi layar putih kematian, maka sobat tahu persis apa yang sedang kita bicarakan. Pada artikel ini, kami akan menunjukkan kepada sobat cara menonaktifkan semua plugin WordPress ketika tidak dapat mengakses area wp-admin.

Ada dua metode untuk menonaktifkan plugin sobat. Satu mengharuskan sobat untuk menggunakan FTP/Manajer file di web hosting (seperti File Manajer di cPanel), dan yang lainnya mengharuskan sobat untuk menggunakan phpMyAdmin.

Nonaktifkan Semua Plugin Menggunakan FTP

Dalam metode ini, sobat harus menggunakan klien FTP, atau pengelola file host sobat. Jika sobat belum pernah menggunakan FTP sebelumnya, maka sobat mungkin ingin melihat cara kami menggunakan FTP untuk mengunggah file ke WordPress.

Pertama, sobat perlu terhubung ke situs web menggunakan klien FTP, atau File Manager di cPanel. Setelah terhubung, sobat perlu menavigasi ke folder /wp-content/.

Di dalam folder wp-content, sobat akan melihat folder bernama ‘plugins’. Di sinilah WordPress menyimpan semua plugin yang dipasang di situs web sobat.

Klik kanan pada folder ‘plugins’ dan pilih Rename untuk mengubah nama. Ubah nama folder plugin menjadi apa pun yang sobat suka (bebas). Dalam contoh ini, kita akan mengubah nama nya jadi “plugins.deactivate”. Setelah sobat melakukan ini, semua plugin sobat akan dinonaktifkan.

Biasanya, metode ini digunakan ketika sobat dikunci/tidak bisa masuk dari area admin wordpress. Jika masalah dengan plugin, maka sobat harus dapat masuk ke area admin WordPress.

Setelah sobat melakukannya, kembali ke folder /wp-content/ dan ubah kembali nama “plugins.deactivate” jadi “plugins”. Sekarang sobat dapat mengaktifkan satu plugin sekaligus hingga situs sobat rusak lagi. Di titik mana, sobat akan tahu persis plugin mana yang menyebabkan masalah.

Nonaktifkan semua plugin menggunakan phpMyAdmin

Metode FTP jelas lebih mudah menurut kami, namun sobat juga dapat menonaktifkan semua plugin menggunakan phpMyAdmin.

Pertama, sobat harus masuk ke dasbor hosting web. Dalam contoh ini, kami menunjukkan sobat dasbor cPanel. Dasbor akun hosting sobat mungkin terlihat berbeda.

Sobat harus mengklik ikon phpMyAdmin di bawah bagian ‘Databases’.

Ini akan meluncurkan phpMyAdmin di jendela baru browser. Sobat harus memilih database situs WordPress-nya. Setelah itu sobat akan dapat melihat tabel database WordPress.

Seperti yang sobat lihat bahwa semua tabel dalam database memiliki awalan wp_ sebelum nama tabel. Tabel sobat mungkin memiliki awalan yang berbeda.

Sobat perlu mengklik pada tabel wp_options. Di dalam tabel wp_options sobat akan melihat deretan opsi yang berbeda. Sobat perlu menemukan opsi ‘active_plugins’ dan kemudian klik pada tautan ‘Edit’ di sebelahnya.

Pada layar berikutnya, sobat perlu mengubah bidang option_value menjadi a:0:{} lalu klik tombol Go untuk menyimpan perubahan.

Yap itu saja, sobat telah berhasil menonaktifkan semua plugin WordPress menggunakan phpMyAdmin. Jika penyebab sobat tidak bisa mengakses area admin WordPress adalah plugin, maka sobat harusnya sudah dapat login sekarang.

Kami harap artikel ini membantu sobat menonaktifkan semua plugin di WordPress.