Cara Migrasi Situs dari WordPress.com ke WordPress.org

By | Februari 3, 2020

Cara migrasi dari WordPress.com ke WordPress.org. Apakah sobat ingin memindahkan blog dari WordPress.com ke WordPress.org? Banyak pemula sering mulai dengan WordPress.com tapi mereka segera menyadari keterbatasannya dan ingin beralih ke platform WordPress.org yang di-host sendiri.

Dalam panduan langkah demi langkah ini, kami akan menunjukkan kepada sobat bagaimana cara memindahkan atau migrasi blog dengan benar dari WordPress.com ke WordPress.org.

Mengapa Pindah dari WordPress.com ke WordPress.org?

WordPress.com memungkinkan siapa saja untuk memulai blog dengan membuat akun. Namun, para pemula segera menyadari bahwa ada banyak batasan pada blog WordPress.com gratis mereka seperti kemampuan terbatas untuk menghasilkan uang, tidak dapat memasang plugin, iklan pihak ketiga pada pengguna, dll.

Inilah sebabnya mengapa pengguna segera beralih ke platform WordPress.org (Self-Host) yang lebih kuat dan populer.

Untuk memahami perbedaan antara kedua platform, lihat perbandingan lengkap WordPress.com vs WordPress.org kami.

Kami sarankan menggunakan WordPress.org, karena memberi sobat kepemilikan penuh atas situs web sobat dan kebebasan untuk mengontrol semua fitur-fiturnya.

Kalau begitu, mari kita lihat bagaimana cara memigrasi blog sobat dengan benar dari WordPress.com ke WordPress.org.

Hal yang Dibutuhkan Sebelum Memulai

Untuk memulai dengan WordPress.org (self-host) yang di-hosting sendiri, sobat memerlukan akun hosting WordPress dan nama domain.

Kami merekomendasikan penggunaan Bluehost karena mereka adalah salah satu perusahaan hosting terbesar di dunia, dan mereka adalah penyedia hosting WordPress yang direkomendasikan secara resmi. Atau sobat bisa memilih perusahaan hosting lokal seperti niagahoster atau rumahweb.

Jika sobat telah memiliki hosting, maka sobat masih memerlukan nama domain khusus untuk situs webnya. Sobat bisa membeli domain di namecheap atau perusahaan domain lokal seperti rumahweb dan domainesia. Setelah itu kami akan menunjukkan kepada sobat cara menjaga domain yang sama saat mentransfer dari WordPress.com ke WordPress.org tanpa kehilangan peringkat pencarian pada langkah-langkah selanjutnya.

Selain dari akun hosting, sobat tentu saja akan memerlukan akses ke akun WordPress.com, sehingga sobat dapat dengan mudah memindahkan semua postingan, halaman, gambar, komentar, dan data lainnya ke situs WordPress.org yang di-hosting sendiri.

Langkah 1: Mengekspor Data dari WordPress.com

Pertama, sobat harus masuk ke akun WordPress.com dan pergi ke dasbor blog. Dari kolom kiri, sobat harus mengklik tautan WP Admin untuk membuka area admin blog.

Selanjutnya, sobat perlu mengunjungi Tools » Export. atau jika dashboard wp sobat menggunakan bahasa indonesia, pergi ke Alat » Ekspor.

Mengklik alat Ekspor akan membawa sobat ke halaman baru di mana sobat akan diminta untuk memilih antara Transfer Gratis atau Guided Transfer. Sobat harus memilih opsi gratis dengan mengklik tombol ‘Start Export’.

Pada layar berikutnya, sobat akan ditanya data mana yang ingin sobat ekspor. Pilih “All Content” dan tekan tombol Download Export File.

Download file ekspor WordPress

Lalu, eksportir akan mengunduh file XML di komputer sobat. File ini akan memiliki semua posting, halaman, gambar, komentar, bidang khusus, kategori, tag, menu navigasi, dan informasi lainnya.

Langkah 2: Menyiapkan WordPress

Sekarang sobat telah mengekspor data WordPress.com, langkah selanjutnya adalah menyiapkan instalasi WordPress baru di hosting web sobat.

WordPress sangat mudah dipasang, dan hanya perlu beberapa klik. Jika sobat mendaftar dengan Bluehost seperti yang kami sebutkan di atas, maka WordPress akan diinstal secara otomatis untuk sobat.

Atau, sobat dapat mengikuti tutorial langkah-demi-langkah kami tentang cara menginstal WordPress dalam waktu 5 menit.

Setelah sobat menginstal WordPress, sekarang saatnya untuk mengimpor konten sobat ke situs web WordPress.org (self-hosting) sobat yang baru.

Langkah 3: Mengimpor Konten ke Situs WordPress.org (Self-Hosting)

Untuk mengimpor konten lama sobat dari WordPress.com ke situs WordPress.org baru, sobat harus masuk ke area admin situs web WordPress yang baru saja diinstal. Dari sini sobat perlu mengunjungi halaman Tools » Import atau Alat » Impor dan klik tombol ‘Install Now’ di bawah WordPress.

Lalu, WordPress akan menginstal importir WordPress untuk sobat. Setelah selesai, sobat perlu mengklik tautan ‘Run importer’ untuk melanjutkan.

Ini akan membawa sobat ke layar tempat sobat akan diminta untuk mengunggah (upload) file XML WordPress.com yang sobat download di langkah 1 tutorial ini.

Catatan: jika ukuran filenya lebih besar dari 2MB, maka sobat memiliki dua opsi. Salah satunya adalah meminta perusahaan hosting web sobat untuk meningkatkan batas sementara, sehingga sobat dapat melanjutkan prosesnya. Pilihan lain adalah membagi file sobat dengan menggunakan WXR file splitter.

Saat sobat mulai mengimpor, sobat akan memiliki opsi untuk menetapkan konten yang diimpor ke pengguna saat ini atau membuat pengguna baru. Sobat juga akan memiliki opsi untuk mengimpor lampiran lama. Sangat penting bagi sobat untuk mencentang kotak ini, sehingga file gambar sobat diimpor dengan benar.

Langkah 4: Mengimpor Tautan Blogroll

Jika sobat telah menggunakan fitur Tautan di blog WordPress.com untuk menyimpan blogroll atau tautan lain, maka sobat harus mengikuti petunjuk ini untuk mengimpornya. Pengguna yang tidak menggunakan fitur ini dapat langsung melompat ke Langkah 5.

Tautan blogroll diekspor dalam format OPML. Ini adalah format XML yang memungkinkan sobat untuk mengekspor dan mengimpor tautan dan kategori tautan sobat. Tautan WordPress.com sobat memiliki file OPML yang terletak di alamat seperti ini:

http://example.wordpress.com/wp-links-opml.php

Ganti kata example dengan subdomain blog WordPress.com. Jika sobat menggunakan domain khusus dengan blog WordPress.com, maka file OPML sobat dapat diakses dengan mengunjungi URL seperti ini:

http://www.example.com/wp-links-opml.php

File OPML sobat akan terbuka di jendela browser, dan sobat harus menyimpannya di desktop. Tekan CTRL + S (Command + S pada Mac) untuk menyimpan file di komputer sobat.

Sekarang sobat memiliki cadangan tautan WordPress.com, langkah selanjutnya adalah mengimpornya ke WordPress. Namun, WordPress.org yang dihosting sendiri tidak memiliki manajer tautan yang diaktifkan secara default.

Sobat perlu menginstal dan mengaktifkan plugin Link Manager. Halaman plugin mengatakan bahwa itu belum diperbarui dalam dua tahun terakhir. Itu karena itu tidak perlu diperbarui, dan sobat dapat dengan yakin menginstal plugin ini.

Setelah aktivasi, plugin akan menambahkan item menu baru di bilah admin WordPress sobat berlabel ‘Links’.

Situs WordPress sobat sekarang mampu mengelola blogroll, dan sobat dapat mengimpornya dengan aman. Kunjungi Tools » Import dan klik Blogroll untuk menginstal importir OPML.

Setelah instalasi, sobat akan dialihkan ke importir. Di mana sobat perlu mengunggah file OPML yang sobat simpan sebelumnya dan klik tombol impor file OPML.

WordPress sekarang akan mengimpor tautan dan kategori tautan sobat dari file OPML. Sobat akan dapat melihat progres dan setelah selesai, sobat akan melihat pesan sukses.

Langkah 5: Mengatur blog WordPress.com menjadi pribadi

Sekarang jika sobat tidak ingin mengarahkan pengguna lama sobat ke situs baru, maka langkah ke 5 ini bisa menjadi langkah terakhir bagi sobat.

Sobat perlu pergi ke halaman Settings » Reading di area admin blog WordPress.com. Di bawah bagian ‘Site Visibility’, pilih opsi terakhir “I would like my blog to be private, visible only to users I choose”.

Membuat Blog WordPress.com jadi privat/pribadi

Perhatian: Jika sobat telah menulis untuk waktu yang lama, dan memiliki beberapa audiens yang loyal, maka alangkah baiknya bila blognya tidak dijadikan privat dan memilih untuk mengarahkannya ke blog WordPress.org sobat yang baru.

Selain itu, jika blog sobat sudah ada sejak waktu yang lumayan lama, kemungkinan besar blog sobat sudah diindeks di Google dan mesin pencari lainnya. Sobat dapat menyimpan semua peringkat mesin pencari dan dengan mudah mengarahkan ulang pengguna lama sobat ke blog baru dengan mengikuti Langkah 6 (sangat disarankan).

Langkah 6: Mengarahkan Pengunjung dan Mengoptimalkan SEO

Mengarahkan pengguna ke lokasi baru dengan header 301 adalah solusi standar untuk menjaga peringkat pencarian saat memindahkan situs dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Karena sobat tidak memiliki akses ke .htaccess di WordPress.com, sobat tidak dapat melakukan perubahan apa pun untuk mempertahankan peringkat mesin pencari. Namun, WordPress.com menawarkan fitur peningkatan berbayar yang disebut, Site Redirect, yang menyediakan fungsionalitas ini.

Cukup buka dasbor blog WordPress.com dan klik item menu Settings. Di bawah opsi ‘Site Address’, klik tautan redirect.

Pada layar berikutnya, sobat akan diminta untuk memberikan nama domain tempat sobat ingin mengarahkan pengunjung. Masukkan nama domain situs WordPress.org baru sobat dan klik tombol go.

Catatan: Pengalihan situs adalah upgrade berbayar dan biaya $13 per tahun. Ini akan menambah 301 redirect yang mengarahkan pengunjung blog WordPress.com sobat dan mesin pencari ke situs baru.

Beberapa dari sobat akan bertanya berapa lama saya harus tetap membayar untuk fitur pengalihan Offsite ini? Jawabannya adalah selama yang sobat inginkan. Namun, kami pribadi berpikir bahwa 2 tahun akan cukup waktu bagi pengguna lama sobat untuk menghafal nama domain baru sobat.

Jika sobat mengubah domain, maka hal lain yang perlu sobat lakukan adalah memperbarui semua URL dalam postingan. Jika sobat pernah menghubungkan antar postingan (memasukan link internal), maka tautan tersebut harus diperbarui.

Jika sobat memiliki domain khusus di WordPress.com, maka sobat tidak perlu khawatir tentang apa pun. Cukup ubah catatan DNS ke hosting sobat, dan sobat akan mempertahankan semua manfaat SEO.

Yap itulah Cara migrasi dari WordPress.com ke WordPress.org.

Kami harap artikel ini membantu sobat memindahkan blog sobat dengan benar dari WordPress.com ke WordPress.org. Sobat mungkin juga ingin melihat daftar plugin wordpress terbaik untuk membantu mengembangkan blog WordPress.