Cara Setting Cloudflare CDN Gratis di WordPress

By | September 4, 2019

Apakah sobat ingin menggunakan Cloudflare CDN di situs WordPress sobat?

Cloudflare adalah salah satu layanan WordPress CDN dan firewall terbaik yang tersedia di market. Selain versi berbayar, mereka juga menawarkan CDN gratis yang berguna untuk mempercepat situs web sobat bersama dengan serangkaian fitur keamanan kuat untuk situs bisnis kecil.

Beberapa kendala datang dari banyak pengguna tingkat pemula yang tidak dapat memanfaatkan cloudflare karena sulit mengaturnya dan kurang mengerti tentang cloudflare.

Tapi tenang saja, dalam panduan ini saya akan memandu sobat dalam mengatur/Setting Cloudflare lengkap di WordPress untuk membantu meningkatkan kecepatan situs web sobat.

Daftar Isi:

Apa itu CDN? Kegunaannya untuk apa?

CDN atau Content Delivery Network adalah sistem server terdistribusi yang membantu mengirimkan file situs web sobat lebih cepat kepada pengguna berdasarkan lokasi geografis mereka.

Biasanya, layanan web hosting melayani pengunjung situs hanya dari satu lokasi. Semua pengguna mengakses server yang sama, dimana pun mereka berada. Inilah yang mengakibatkan keterlambatan pengiriman konten untuk pengguna yang tinggal jauh dari server hosting pusat situs web sobat.

Solusi untuk masalah ini adalah menggunakan CDN.

CDN dapat menyelesaikan masalah ini dengan menyiapkan beberapa server tepi di lokasi berbeda secara global. Server CDN ini menyimpan konten statis dari server asal / pusat situs sobat, menyimpan, dan menyajikannya kepada pengguna setelah mereka memintanya.

Ketika ada permintaan pengguna, server CDN terdekat dari lokasi pengguna akan menanganinya. Misalnya, jika seseorang di Jepang ingin mengakses situs web yang di-host di Inggris, maka server CDN di Jepang akan melayani permintaan itu, bukan server utama di Inggris.

Dengan CDN, semua permintaan pengguna ditangani oleh server CDN terdekat. Ini mengurangi jarak fisik antara pengunjung dan server situs web sobat. Akibatnya, situs web sobat akan dimuat lebih cepat untuk semua pengguna terlepas dari lokasi geografis mereka.

Situs web yang lebih cepat juga meningkatkan pengalaman pengguna dan memberi situs web sobat sedikit peningkatan peringkat SEO. Jika sobat ingin mempelajari lebih lanjut tentang SEO, lihat panduan berikut tentang Cara Meningkatkan SEO Website WordPress.

Menggunakan CDN juga mengurangi beban pada server utama sobat dan melindunginya dari crash saat ada lonjakan lalu lintas.

Apa itu Cloudflare CDN?

cara setting cloudflare

Cloudflare adalah penyedia CDN gratis paling populer yang tersedia di internet. Ini adalah server jaringan besar yang didistribusikan secara global, yang secara otomatis menyimpan konten statis dan mengirimkan konten dinamis dengan cepat.

Selain layanan CDN, Cloudflare juga merupakan firewall situs web berbasis cloud dan server proxy terdistribusi. Ini memonitor semua lalu lintas masuk ke situs web sobat dan memblokir lalu lintas yang mencurigakan bahkan sebelum mencapai server sobat.

Mereka menawarkan paket dasar gratis yang cocok untuk situs web dan blog bisnis kecil. Mereka juga menawarkan paket berbayar mulai dari $ 20 per bulan.

Cloudflare adalah pilihan yang sangat baik untuk usaha kecil yang mencari CDN gratis. Namun, jika sobat ingin sepenuhnya memanfaatkan semua fitur Cloudflare, maka sobat akan memerlukan paket Bisnis yang harganya $ 200 / bulan.

MaxCDN vs Cloudflare

MaxCDN dan Cloudflare sebenarnya adalah layanan yang sangat berbeda. Sementara MaxCDN fokus melayani konten sobat melalui CDN mereka, Cloudflare lebih fokus pada keamanan dan kontrol spam.

Mereka berdua menggunakan teknologi berbeda untuk menyajikan konten melalui jaringan mereka. MaxCDN menyajikan konten dari DNS situs web sobat menggunakan zona tarik/pullzone, cukup cantumkan konten tersebut maka akan mencerminkan situs web sobat.

Cloudflare, di sisi lain, menyajikan konten melalui DNS mereka sendiri, karena sobat akan diminta untuk mengubah DNS situs web sobat dan mengarahkannya ke server mereka.

Cloudflare bertindak sebagai proxy antara sobat dan pengunjung situs web sobat, yang berarti sobat menyerahkan banyak kontrol pada cloudflare. Sedangkan MaxCDN bertindak sebagai proxy sebaliknya, yang berarti sobat memiliki semua kontrolnya.

  • Cloudflare lebih baik dalam mengoptimalkan kecepatan halaman sobat dengan mencegah situs sobat dari bot jahat, penyerang, dan crawler yang mencurigakan.
  • MaxCDN lebih baik dalam meningkatkan kecepatan situs web sobat dengan menyajikan konten statis melalui server mereka yang berlokasi di seluruh dunia.

Kekurangan Menggunakan Cloudflare

Keluhan pengguna terbesar dengan Cloudflare adalah bahwa ketika mempercepat situs web, kadang-kadang akan menambahkan layar pemuatan kedua untuk keperluan verifikasi keamanan yang mengalahkan tujuan kecepatan karena pengguna harus menunggu 5 detik sebelum mereka dapat melihat situs web sobat.

Terkadang juga dapat menampilkan halaman CAPTCHA yang meminta pengguna untuk membuktikan bahwa mereka adalah manusia. Ini menciptakan pengalaman buruk bagi pengunjung pertama kali yang mungkin tidak pernah mengunjungi kembali situs ini.

Menyiapkan Cloudflare di WordPress

Setting Cloudflare di situs WordPress cukup mudah. Ada dua cara berbeda yang dapat digunakan:

  1. Dengan menggunakan opsi pengaturan single-click Cloudflare di panel kontrol hosting
  2. Dengan mendaftar secara manual di situs web Cloudflare

Cara pertama adalah cara termudah untuk mengaktifkan Cloudflare CDN di blog WordPress sobat. Beberapa layanan hosting WordPress teratas seperti SiteGround telah bermitra dengan Cloudflare untuk menawarkan opsi pengaturan yang mudah melalui panel kontrol mereka.

Jika hosting web sobat tidak menawarkan opsi pengaturan Cloudflare bawaan, maka sobat dapat melakukannya secara manual dengan menambahkannya ke layanan di situs sobat. Saya akan menjelaskan 2 cara ini secara terperinci di bawah ini.

Cara 1: Menyiapkan Cloudflare CDN dengan Opsi Pengaturan single-click di cPanel

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya bahwa beberapa penyedia hosting WordPress seperti SiteGround menawarkan opsi yang mudah untuk mengkonfigurasi Cloudflare CDN di WordPress.

Webhost ini menyediakan aplikasi integrasi Cloudflare bawaan di hosting cPanel sobat untuk mengaktifkan layanan hanya dengan beberapa klik.

Opsi pengaturan Cloudflare ini bekerja sama dengan sebagian besar penyedia hosting yang memiliki integrasi. Untuk referensi sobat, disini saya kami akan menunjukkan proses pengaturan pada hosting SiteGround.

Mengaktifkan Cloudflare CDN di SiteGround

Jika sobat menggunakan SiteGround sebagai perusahaan hosting WordPress, maka sobat dapat mengatur Cloudflare CDN di situs sobat hanya dalam beberapa menit.

Untuk memulai, sobat harus masuk ke cPanel dan navigasikan ke bagian ‘Site Improvement Tools’. Setelah itu, klik ikon ‘Cloudflare’.

SiteGround baru-baru ini mulai beralih ke panel kontrol baru. Jika sobat menggunakan panel baru, maka sobat akan melihat Cloudflare tercantum di bawah tab Speed. Misalnya, lihat tangkapan layar di bawah ini.

Untuk mengaktifkan CDN gratis Cloudflare pada situs web sobat, cukup klik tombol ‘Set Up’ untuk melanjutkan.

Setelah itu, sobat akan melihat popup yang meminta sobat membuat akun Cloudflare atau terhubung dengan yang sudah ada.

Selanjutnya, sobat akan melihat pesan yang menunjukkan bahwa aktivasi CDN sedang berlangsung. Setelah selesai, Cloudflare CDN akan aktif di situs WordPress sobat.

Cara 2: Menyiapkan Cloudflare Secara Manual

Jika web hosting sobat tidak memiliki opsi konfigurasi single-click Cloudflare, maka sobat harus mendaftarkan situs ke cloudflare secara manual. Ini bisa memakan waktu beberapa menit, tapi tenang saja karena cara ini mudah dan user-friendly.

Untuk memulai, yang perlu sobat lakukan adalah mengunjungi situs web CloudFlare dan klik tombol ‘Sign Up’.

cara daftar cloudflare

Pada halaman berikutnya, sobat harus memasukkan alamat email dan kata sandi untuk membuat akun Cloudflare. Cukup masukkan informasi yang diperlukan, lalu klik tombol ‘Create Account’.

Setelah itu, sobat harus memasukkan URL situs web sobat.

Di layar berikutnya, sobat akan diminta untuk memilih paket. Karena judul artikel ini “Cara Setting Cloudflare CDN Gratis di WordPress” jadi saya akan memilih paket gratis tis tis. hehe

Setelah itu, Cloudflare akan menampilkan daftar semua DNS record yang ditemukan oleh sistem mereka. Ini akan mencakup subdomain sobat juga.

DNS record yang ingin sobat gunakan/lewati Cloudflare akan memiliki ikon awan oranye. DNS record yang tidak melewati Cloudflare akan memiliki ikon awan abu-abu.

Sobat perlu meninjau daftar untuk memastikan bahwa domain utama sobat aktif di Cloudflare dengan ikon awan oranye.

Setelah sobat memverifikasi DNS record-nya, sobat klik pada opsi Continue di bagian bawah.

Pada langkah berikutnya dan terakhir dari pengaturan, Cloudflare akan meminta sobat untuk memperbarui nameserver yang sobat gunakan. Sobat akan diminta untuk mengubah nameserver dan mengarahkannya ke nameserver Cloudflare.

Catatan: Mengubah Nameserver membutuhkan waktu untuk propagasi melalui seluruh internet. Selama waktu ini, situs web sobat mungkin tidak dapat diakses oleh beberapa pengguna.

Sobat dapat mengubah nameserver baik dari akun pendaftar domain seperti Namecheap, atau jika sobat mendapatkan domain gratis dari penyedia web hosting seperti Bluehost, maka sobat harus mengubah nameserver-nya dengan masuk ke akun hosting sobat.

Pada tutorial ini saya akan menunjukkan kepada sobat cara mengubah server nama dari kontrol panel Bluehost. Prosesnya sama aja pada seluruh perusahaan hosting manapun juga, tapi jika bingung sobat dapat meminta bantuan dari penyedia hosting sobat untuk kontrol panel mereka.

Setelah sobat masuk ke dasboard cPanel Bluehost, buka bagian ‘Domain’, dan pilih nama domain sobat. Setelah itu, klik pada tab ‘Name Servers’ dan ‘Edit’.

Selanjutnya, sobat harus memilih ‘Custom’ dan memasukkan Nameserver yang disediakan oleh Cloudflare.

Setelah itu, sobat harus kembali ke halaman pengaturan Cloudflare, dan klik tombol ‘Done, check nameservers’ untuk menyelesaikan pengaturan.

Yap! Sekarang sobat perlu bersabar beberapa menit untuk memperbarui Nameserver domain sobat dan mengaktifkan Cloudflare.

Setelah diaktifkan, sobat akan melihat pesan sukses di dasbor Cloudflare sobat.

Sobat sekarang dapat menyesuaikan pengaturan Cloudflare sobat dari dasbor ini. Saya akan menunjukkan kepada sobat beberapa pengaturan paling penting di bagian selanjutnya.

Catatan: Screenshot di atas menunjukkan kontrol panel Bluehost. Pengaturan Nameserver sobat mungkin terlihat berbeda tergantung penyedia hosting yang sobat gunakan.

Konfigurasi Paling Penting Pada Pengaturan Cloudflare

Sobat telah menyelesaikan pengaturan dasar Cloudflare, tetapi ada beberapa pengaturan penting yang perlu sobat konfigurasi untuk menjaga keamanan situs WordPress sobat.

1. Konfigurasikan Page Rules Khusus WordPress

Dengan mengatur Page Rules, sobat dapat menyesuaikan cara Cloudflare bekerja pada halaman tertentu di situs sobat. Ini sangat berguna dalam mengamankan halaman-halaman penting seperti halaman login, area wp-admin, dll.

Akun Cloudflare gratis memungkinkan sobat mengatur tiga Page Rules. Jika sobat ingin menambahkan lebih banyak aturan halaman, maka sobat harus membayar $ 5 per bulan untuk lima aturan tambahan.

Pertama, sobat perlu mengklik opsi Page Rules di bagian atas dan kemudian klik tombol ‘Create Page Rule’.

Setelah itu, sobat dapat mengatur tiga Page Rules berikut.

a) Mengamankan halaman login WordPress sobat

URL halaman: example.com/wp-login.php*
Pengaturan: Security Level; High

b) Kecualikan Dashboard WordPress dari Cloudflare dan Aktifkan Keamanan Tinggi

URL halaman: example.com/wp-admin*
Pengaturan: Security Level; High
Tingkat Cache: Bypass
Disable Performance
Disable Apps

c) Paksa menggunakan HTTPS

URL halaman: http://*example.com/*
Pengaturan: Always use HTTPS

2. Konfigurasikan Pengaturan Sertifikat SSL

Pengaturan penting lainnya adalah sertifikat SSL yang tersedia di menu ‘SSL/TLS’ di bagian atas.

Pastikan untuk memilih ‘Full’ jika sobat sudah menggunakan SSL.

Setelah selesai, Cloudflare akan memberikan gembok hijau yang menandakan bahwa situs web sobat aman.

Mengoptimalkan Cloudflare untuk WordPress Menggunakan Plugin

Cloudflare menawarkan plugin khusus WordPress untuk pengaturan WordPress yang dioptimalkan dengan satu klik. Plugin ini memungkinkan sobat dengan cepat mengatur Cloudflare di situs WordPress, menambahkan aturan web application firewall (WAF), secara otomatis membersihkan cache, dan banyak lagi.

Untuk memulai, sobat harus menginstal dan aktifkan plugin Cloudflare di situs web sobat.

Setelah selesai, sobat perlu mengunjungi Settings » Cloudflare dari panel admin untuk mengonfigurasi pengaturan Cloudflare.

Pada halaman pengaturan, sobat akan melihat tombol ‘Create Your Free Account’ dan opsi Sign-in untuk akun yang sudah ada. Cukup klik pada opsi Sign-in.

Pada layar berikutnya, sobat harus memasukkan email Cloudflare dan kunci API cloudflare sobat.

Sobat dapat menemukan kunci API di area akun sobat di situs web Cloudflare.

Cukup buka halaman ‘My Profile’ lalu klik pada ‘API tokens’. Setelah itu, buka bagian Global API Key dan klik tombol View.

Ini akan membuka popup dan menampilkan kunci API-nya. Disini sobat tinggal salin aja.

Selanjutnya, kembali ke dasbor WordPress sobat dan masukkan alamat email dan kunci API yang tadi disalin.

Setelah itu, Beranda Cloudflare akan muncul di dasbor sobat. Dari sana, sobat dapat menerapkan optimasi WordPress sekali klik, membersihkan cache, mengaktifkan cache otomatis, dll.

Sobat dapat menemukan lebih banyak opsi Cloudflare dengan mengklik opsi Settings.

Ini juga menunjukkan statistik seperti pengunjung, bandwidth yang disimpan, ancaman diblokir, dll dari opsi Analytics.

Yap itulah tutorial Cara Setting Cloudflare di WordPress yang dapat saya bagikan, saya harap artikel ini membantu sobat mempelajari cara mengatur CDN gratis Cloudflare di WordPress.