Cara Setting Google AMP WordPress dengan Benar

By | Februari 6, 2020

AMP WordPress. Ingin situs WordPress sobat dimuat dengan cepat? Dari waktu ke waktu, penelitian telah menunjukkan bahwa pengguna ingin memuat situs web semakin cepat. Accelerated mobile pages atau AMP adalah cara untuk membuat situs web sobat memuat lebih cepat pada perangkat seluler (mobile).

Situs web dengan pemuatan cepat menawarkan pengalaman pengguna yang lebih baik dan dapat meningkatkan traffic situs sobat. Pada artikel ini, kami akan menunjukkan kepada sobat cara memasang AMP WordPress dalam dua cara, yaitu:

  1. Menggunakan plugin AMP
  2. Menggunakan plugin AMP for WP – Accelerated Mobile Pages

Disini juga Kami akan membahas cara memvalidasi AMP WordPress agar bisa memastikan semuanya berjalan dengan lancar.

Apa itu Google AMP?

Google AMP adalah singkatan dari Accelerated Mobile Pages. Ini adalah inisiatif sumber terbuka yang didukung oleh perusahaan teknologi seperti Google dan Twitter. Tujuan proyek ini adalah untuk membuat konten web dimuat lebih cepat untuk pengguna seluler.

Bagi banyak pengguna ponsel, membaca di web seringkali sangat lambat. Sebagian besar halaman yang kaya konten membutuhkan waktu beberapa detik untuk dimuat meskipun semua upaya dilakukan oleh pemilik situs untuk mempercepat situs web mereka.

Contoh AMP WordPress

Accelerated Mobile Pages atau AMP menggunakan HTML minimalis dan Javascript terbatas. Ini memungkinkan konten dihosting di Google AMP Cache. Google kemudian dapat menayangkan versi yang di-cache ini kepada pengguna secara instan ketika mereka mengklik tautan sobat di hasil pencarian.

Ini sangat mirip dengan Artikel Instan Facebook. Namun, Artikel Instan terbatas hanya untuk platform Facebook, lebih khusus untuk aplikasi seluler mereka.

AMP adalah platform-agnostik dan dapat digunakan oleh aplikasi, peramban, atau penampil web apa pun. Saat ini digunakan oleh Google, Twitter, LinkedIn, Reddit, dan lainnya.

Pro dan Kontra Google AMP (Accelerated Mobile Pages)

Pakar SEO mengklaim bahwa AMP akan membantu sobat meraih peringkat lebih tinggi di Google, dan itu meningkatkan pengalaman pengguna untuk pengguna seluler pada koneksi internet yang lambat. Namun, mereka adalah beberapa tantangan bagi pemilik situs web, blogger, dan marketer.

AMP menggunakan kumpulan HTML, JavaScript, dan CSS yang terbatas. Ini berarti sobat tidak dapat menambahkan widget dan fitur tertentu ke situs web AMP seluler. Ini membatasi kemampuan sobat untuk menambahkan formulir optin email cerdas, kotak seperti facebook (fanspage), dan skrip dinamis lainnya.

Meskipun Google AMP mendukung Google Analytics, tapi Google tidak mendukung banyak platform analitik lainnya. Hal yang sama berlaku untuk opsi periklanan yang terbatas untuk memilih beberapa platform periklanan.

Terlepas dari keterbatasannya, Google mendorong halaman AMP dengan memberi mereka dorongan dalam pencarian mobile.

Jika sebagian besar lalu lintas sobat berasal dari pencarian seluler, maka sobat dapat mengambil manfaat dari menambahkan dukungan AMP untuk meningkatkan dan mempertahankan SEO.

Kami telah membuat proses langkah demi langkah tentang cara setting AMP WordPress.

Metode 1: Memasang AMP WordPress dengan Plugin AMP

Hal pertama yang perlu sobat lakukan adalah menginstal dan mengaktifkan plugin AMP. Untuk detail lebih lanjut, lihat panduan langkah demi langkah tentang cara memasang plugin WordPress.

Buka Plugin » Tambah Baru di dashboard WordPress. Ketikkan “AMP” di kolom pencarian, dan cari plugin AMP WordPress. Setelah itu, install dan aktifkan.

Plugin AMP WordPress

Setelah aktivasi, sobat dapat menuju ke halaman Tampilan » AMP atau jika dashbor WordPress sobat menggunakan bahasa inggris: Appearance » AMP untuk melihat bagaimana situs sobat terlihat pada perangkat seluler menggunakan AMP.

Sobat dapat mengubah latar belakang header dan warna teks pada halaman ini. Warna latar belakang header yang sobat pilih juga akan digunakan untuk tautan.

Plugin juga akan menggunakan ikon atau logo situs sobat jika tema sobat mendukungnya.

Jangan lupa mengklik tombol Save untuk menyimpan perubahan.

Sobat sekarang dapat mengunjungi setiap posting di situs web sobat dan menambahkan /amp/ di akhir URL. Seperti ini:

http://example.com/2020/02/judul-postingan/amp/

Ini akan menunjukkan kepada sobat versi AMP yang dilucuti dari posting yang sama.

Jika sobat melihat kode sumber dari pos asli, sobat akan menemukan baris ini dalam HTML:

<link rel = “amphtml” href = “http://example.com/2020/02/judul-postingan/amp/” />

Baris ini memberi tahu mesin pencari dan aplikasi / layanan lain yang menggunakan AMP untuk mencari versi AMP dari halaman tersebut.

Penyelesaian masalah:

Jika sobat melihat Error 404 ketika mencoba melihat versi amp, maka inilah yang perlu sobat lakukan.

Kunjungi halaman Settings » Permalinks di admin WordPress dan klik tombol ‘Save Changes’. Ingat, jangan ubah apa pun di sini, cukup tekan tombol save/simpan. Ini akan menyegarkan struktur tautan situs web sobat.

Melihat AMP di Google Search Console

Ingin tahu bagaimana kinerja AMP sobat di Google Penelusuran? sobat dapat dengan mudah memeriksa ini menggunakan Google Search Console.

Sobat tinggal masuk ke dasbor Google Search Console lalu klik AMP.

Jangan khawatir jika sobat tidak langsung melihat hasil AMP. Mungkin perlu beberapa saat bagi Google untuk mengindeks Halaman AMP dan kemudian menampilkan data di Search Console.

Memperluas dan Menyesuaikan AMP WordPress

Plugin AMP WordPress hadir dengan opsi penyesuaian yang sangat terbatas. Namun sobat dapat menggunakan beberapa plugin WordPress lainnya untuk menambahkan beberapa penyesuaian lainnya.

Jika sobat sudah menggunakan Yoast SEO, maka sobat perlu menginstal dan mengaktifkan Glue for Yoast SEO & AMP.

Ini adalah add-on plugin untuk Yoast SEO dan plugin AMP. Setelah aktivasi, sobat perlu mengunjungi halaman SEO » AMP untuk mengkonfigurasi pengaturan plugin.

AMP WordPress - Yoast SEO

Plugin ini memungkinkan sobat untuk mengaktifkan dukungan AMP untuk jenis posting lainnya.

Pada tab Design, sobat dapat memilih warna dan opsi desain. Sobat juga dapat mengunggah logo dan gambar tajuk default yang akan digunakan saat sebuah pos tidak memiliki gambar unggulannya.

Sobat dapat beralih ke tab Analytics untuk menambahkan ID Google Analytics.

Jangan lupa mengklik tombol Save pengaturan untuk menyimpan perubahan.

Ada banyak lagi plugin yang akan memungkinkan sobat untuk menambahkan posting terkait, widget footer, dan bahkan ikon media sosial ke halaman AMP sobat.

Namun, sobat perlu memastikan untuk memvalidasi halaman AMP setelah sobat menginstal plug-in addon. (Tenang saja ini juga akan dibahas pada artikel ini)

Metode 2: Menggunakan Plugin AMP for WP – Accelerated Mobile Pages

AMP for WP secara otomatis menambahkan fungsionalitas Halaman Seluler yang Dipercepat (Proyek Google AMP) ke situs WordPress. Ini adalah plugin yang kami rekomendasikan karena kaya akan fitur-fitur yang bisa digunakan secara gratis.

Seperti pada metode pertama, untuk menggunakan plugin AMP for WP, sobat harus terlebih dulu mengunjungi halaman Plugin » Tambah Baru di dashboard WordPress. Lalu ketik “AMP for WP” di kolom pencarian, dan cari plugin AMP for WP. Setelah itu, install dan aktifkan.

Plugin AMP for WordPress

Setelah plugin diaktifkan, sobat akan melihat logo dan menu AMP muncul di dashbor WordPress sobat.

Pertama, sobat bisa mengunjungi halaman AMP » Setup.

Pada halaman Setup, ada beberapa menu yang bisa sobat lihat.

  • Website Type: Memilih jenis situs, terdapat opsi Blog, News (untuk situs berita), Local Business, Ecommerce (untuk toko online), dan other (untuk pilihan lain).
  • Where di you need AMP?: Ini adalah menu untuk sobat memilih dimana saja ingin menampilkan mode AMP. Misal Home (untuk beranda), posts (postingan), pages (halaman) dan Archive (arsip).
  • Design and Presentation: Menu desain dan presentasi.
  • Analytics Tracking: Untuk memilih metode analisis situs.
  • Privacy Settings: Menu jika sobat ingin menggunakan Cookie atau GDRP pada situs AMP.
  • Advertisement: Menu bagi sobat yang ingin menampilkan iklan di situs AMP.
  • 3rd Party Compatibility: Memungkinkan sobat untuk menggunakan plugin ketiga pada situs AMP (mis. Yoast SEO)

Sobat bisa melihat-lihat dan mengaturnya sendiri sesuai dengan kebutuhan situs.

Pengaturan AMP for WordPress

Selanjutnya sobat bisa mengunjungi halaman pengaturan, AMP » Settings

Pengaturan AMP WordPress

Disini sobat dapat menambahkan logo pada situs AMP dan beberapa menu lain seperti analitik, SEO, Contact Form dan masih banyak lagi.

Pada halaman selanjutnya sobat bisa mengunjungi AMP » Design

Pada halaman Design, sobat bisa memilih tema atau tampilan untuk situs AMP. Tema yang bisa sobat gunakan secara gratis ada 4 dan jika sobat ingin tampilan yang lebih memukau, sobat harus meningkatkannya ke pro atau membeli templatenya.

Namun, istimewanya AMP for WP memberikan tema gratis yang sangat bagus untuk kita pakai pada situs AMP.

  • Themes: memilih tema AMP.
  • Global: memilih warna situs AMP.
  • Header: memilih jenis header dan navigasi situs AMP.
  • Homepage: pengaturan beranda.
  • Single: pengaturan halaman postingan.
  • Footer: pengaturan footer.
  • Page: pengaturan halaman, seperti menambahkan featured image, meta information dan lain-lain.
  • Social Sharing: pengaturan berbagi ke media sosial.
  • Date: pengaturan tanggal pada postingan.
  • Misc: pengaturan tambahan, seperti menambahkan multi bahasa dan sub kategori di bawah kategori.

Selanjutnya adalah tab Extensions.

AMP for WP menawarkan kita untuk menambahkan fitur atau ekstensi tambahan ke situs jika kita membelinya.

Selain fitur gratisnya sudah cukup mengagumkan, fitur pro dari AMP for WordPress ini juga menawarkan manfaat yang luar biasa bagi kita yang ingin menampilkan situs AMP yang terlihat profesional.

Memvalidasi situs AMP WordPress

Setelah mengaktifkan salah satu dari plguin di atas. Langkah selanjutnya yang harus sobat lakukan adalah memvalidasi situs AMP WordPress agar memastikannya bisa diakses dan tidak terjadi kesalahan.

Cara paling mudah memvalidasi situs wordpress adalah dengan menggunakan ekstensi AMP Validator untuk Google Chrome atau Opera.

AMP Validator - AMP WordPress

AMP Validator ini akan menampilkan overlay error yang simpel (ikon berwarna merah) dan juga penyebabnya. Selain itu, sobat juga dapat mengaktifkan AMP validator di halaman non-AMP, maka ikon ekstensi berwarna biru akan muncul dan menghubungkan sobat ke versi AMP dari halaman tersebut. Fitur ini menyediakan elemen yang dapat menilai performa tema sehingga tampilan AMP WordPress sobat terhindar dari kesalahan / error.

Kesimpulan

Kecepatan situs berperan penting dalam SEO. Ini akan mempengaruhi peringkat situs sobat di mesin pencari. Kebanyakan pengguna mobile tidak akan mau menunggu 4 detik untuk loading situs, karena itulah dengan menggunakan AMP WordPress, sobat dapat meningkatkat kecepatan loading situs jika dibuka pada perangkat mobile.

Disini saya menyarankan untuk menggunakan metode ke 2 dengan menggunakan plugin AMP for WordPress. Karena kaya akan fitur dan kostumisasinya juga terbilang ramah untuk pemula.