Kapan dibutuhkannya VPS Hosting?

By | September 24, 2019

Pemula yang memulai blog kebanyakan mereka menggunakan Shared hosting karena lebih murah, itu adalah pilihan yang benar. Seiring berjalannya waktu, situs web yang sobat kelola pasti akan berkembang dan itu akan membuat situs sobat lemot saat diakses.

Kenapa bisa lemot?

Contoh mudahnya gini, anggap aja shared hosting itu jalan. Jika sobat naik mobil dijalan sendirian pasti akan lebih cepat dibanding jalan yang dipakai banyak pengendara, yah pasti macet.

Shared hosting penggunaannya dipakai bersama-sama dengan pengguna situs lain yang menggunakan hosting tersebut, inilah mengapa jika situs/blog sobat memiliki banyak pengunjung pasti akan terasa lemot saat diakses.

Nah untuk solusi masalah ini adalah dengan menggunakan VPS Hosting.

Sebelum masuk ke inti pembahasan, terlebih dulu saya akan menjelaskan apa itu VPS hosting.

Apa itu VPS Hosting?

VPS Hosting adalah singkatan dari “Virtual Private Server Hosting”.

VPS pada dasarnya adalah partisi independen dari server fisik. Perusahaan hosting sering membuat beberapa partisi virtual dari satu server fisik, sehingga setiap situs dan file dapat disimpan sepenuhnya terpisah.

VPS Hosting menggabungkan yang terbaik dari shared dan dedicated hosting: ini memberi sobat lebih banyak kontrol dan kemandirian dengan biaya lebih rendah daripada server khusus yang nyata.

Ketika situs web WordPress sobat yang menggunakan shared hosting telah berkembang, opsi upgrade terbaik adalah VPS Hosting atau managed WordPress hosting.

VPS Hosting memberi sobat kontrol dan fleksibilitas yang lebih besar atas server. Dengan kontrol itu juga muncul tanggung jawab untuk pengaturan dan pemeliharaan.

Hosting WordPress yang dikelola seperti layanan concierge di mana aspek-aspek teknis seperti keamanan, kecepatan, pembaruan WordPress, cadangan harian, waktu kerja situs web, dan skalabilitas semua ditangani oleh perusahaan hosting web sobat.

Pro dan Kontra dari VPS Hosting

VPS Hosting adalah langkah maju dari shared hosting. Ini menawarkan banyak fleksibilitas dan fitur dari server khusus, tanpa biaya tinggi.

Tetapi apakah itu tepat untuk situs web sobat? Pertimbangkan manfaat dan kekurangan ini sebelum membeli untuk sebuah rencana.

Keuntungan VPS Hosting

  • Fleksibilitas dan Kontrol – Memiliki server virtual sendiri memberi sobat akses administratif. Ini memungkinkan sobat untuk menginstal dan mengkonfigurasi perangkat lunak yang sobat inginkan, menyesuaikan pengaturan konfigurasi server sobat, dan banyak lagi.
  • Dapat Membuat Beberapa Akun cPanel – sobat akan dapat mengelola akun hosting VPS menggunakan cPanel dan WHM. WHM memberi sobat kemampuan untuk membuat beberapa akun cPanel untuk situs web yang berbeda. Ini bisa bermanfaat untuk keamanan. Ini juga memudahkan untuk mengelola sejumlah besar file dan situs. Sobat bahkan dapat membuat akun cPanel untuk klien, teman, dan keluarga.

Kerugian VPS Hosting

  • Biaya – VPS hosting lebih mahal daripada shared hosting. Banyak paket mulai sekitar $ 29 per bulan, sementara sobat dapat menemukan shared hosting dengan harga $ 3,95 per bulan.
  • Keterampilan Teknis – Mengelola server sobat sendiri, bahkan yang virtual, akan membutuhkan lebih banyak keahlian teknis daripada hosting bersama (shared hosting). Sobat juga bertanggung jawab penuh atas pemeliharaan situs, pembaruan perangkat lunak, keamanan, dan lainnya.

Jika sobat tertarik pada fleksibilitas hosting VPS, tetapi tidak ingin mengelola semua aspek teknis dan pemeliharaan, maka sobat harus memilih apa yang disebut managed VPS hosting / vps hosting terkelola.

Terkait: Alasan kenapa WordPress itu Gratis

Semua penyedia hosting yang kami sarankan menawarkan VPS hosting terkelola. Itu berarti mereka akan mengurus semua detail teknis untuk sobat, seperti instalasi dan pembaruan perangkat lunak.

Kapan Sobat Membutuhkan VPS Hosting?

Jika sobat seorang pemula yang baru memulai blog WordPress, maka tidak perlu menggunakan hosting VPS. Paket hosting bersama (shared hosting) akan menyediakan semua sumber daya yang sobat butuhkan untuk memulai. Paket hosting bersama ramah anggaran dan tidak memerlukan banyak keterampilan teknis untuk memulai.

Tetapi begitu situs web sobat mulai tumbuh, maka sobat mungkin perlu meningkatkan hosting sobat.

Tanda Jika Sobat Sudah Harus Meninggalkan Hosting Bersama

  • Situs web yang lambat – Jika sobat sudah melakukan semua yang sobat bisa untuk mempercepat WordPress, dan itu masih lambat, maka mungkin sudah saatnya untuk meningkatkan hosting sobat. Ini terutama benar jika sobat melihat situs lebih lambat selama masa lalu lintas memuncak.
  • Error – Apakah situs sobat down terus, atau apakah sobat terus mendapatkan 500 internal server error? Jika pemecahan masalah tidak menyelesaikan kesalahan umum WordPress, maka itu mungkin berasal dari hosting web sobat.
  • Masalah keamanan – Seiring semakin populernya situs web sobat, situs web ini juga menjadi target peretas yang lebih populer. Jika situs web sobat terus diserang atau diretas, memutakhirkan hosting sobat dapat membantu membuatnya lebih aman.

VPS Hosting vs Managed WordPress Hosting

VPS dan Managed WordPress Hosting sebanding dalam biaya, dan keduanya menawarkan peningkatan dari hosting bersama.

VPS hosting mungkin merupakan pilihan yang tepat untuk sobat jika:

  • Sobat adalah pengguna yang cenderung lebih teknis dan tidak keberatan mengelola server sobat sendiri.
  • Sobat ingin lebih banyak kebebasan dan fleksibilitas untuk menginstal perangkat lunak sobat sendiri dan mengkonfigurasi pengaturan sendiri.

Managed WordPress Hosting mungkin lebih baik untuk sobat jika:

  • Sobat tidak punya waktu atau kecenderungan untuk repot dengan detail teknis – sobat hanya ingin membuat blog atau mengelola situs web saja.
  • Sobat tidak perlu mengatur perangkat lunak khusus atau mengonfigurasi server sobat dengan cara yang tidak standar.

Sekarang setelah sobat membaca semua tentang VPS Hosting, saatnya bagi sobat untuk mengambil keputusan.